(random) Skincare Haul + Reviews!

Monday, November 28, 2016






Hi guys. I don't even know how to start... OMG, finally I'm writing a blog about beauty thingy! Udah lama banget kayaknya. Padahal, tujuan awal gue bikin blog ini dengan harapan ini jadi beauty blog, loh. 

Tapi apalah daya, setelah gue post blog tentang Make Up products under Rp50.000,00 di bulan Maret, gue ikut banyak trip seru seperti studi eksekursi a.k.a studek bersama ABT 2013 ke Thailand , trip ke Bandung dan trip ke Purwakarta bersama Diah, Wulan dan Rilla. Berhubung tiga trip tersebut memberi banyak penghasilan (read : foto - foto) berkualitas, gue jadi memprioritaskan membahas tentang trip di blog gue.

Menurut data statistik viewers blog Random Posts ini pun, viewers post tentang Make Up termasuk viewers kedua paling sedikit (paling sedikit yang trip ke Bandung hiks, padahal gue suka karena foto - fotonya HD lol) di antara viewers post gue yang lain. Tapi... karena niat awal gue adalah menjadikan blog ini sebagai beauty blog dan topik lainnya sebagai pemanis so... here we go.




Gue orangnya suka banget bereksperimen dengan make up, walaupun make up gue terbatas. Kalau disuruh pilih make up, skincare atau fashion, I definitely gonna choose make up. Kenapa? Karena make up itu bisa dicari alternatif yang murahnya, ada dupesnya dan satu makeup bisa dipakai berkali - kali dengan hasil yang berbeda. Kalau fashion, pakai baju yang sama 3 kali dan di post di social media dengan timing yang berbeda, orang bisa notice. Sedangkan skincare, mungkin karena hasilnya kelihatan lama ya dan muka gue bukan tipe yang sensitif serta (sampai saat ini) gak mau mutihin kulit jadi gue gak terlalu concern dengan skincare. 

Tapi.... ada tapinya nih. Setelah gue magang, yang mana gue sampai kosan minimal setengah 7 malam dan biasanya langsung tidur (nempel molor emang) gue jadi sering lupa membersihkan make up di muka. Gue juga gak menyisihkan waktu lagi buat double cleansing bahkan maskeran. Yang penting udah pakai sunscreen, cukup.

Akibatnya, kulit oily gue terdehidrasi. Smile lines makin jelas dan beruntusan mulai muncul. Gue janji sama diri sendiri gue harus mulai peduli sama kebersihan muka. Pada awal dan akhir Oktober, gue membeli beberapa skincare products. So, this is my skincare haul:




1. Hada Labo Ultimate Moisturizing Face Wash (Harga : Rp 37.000,00)

Bought it from Watsons Margo City, Depok. Gue udah pakai Kojie San tiga kali untuk meratakan warna kulit di jidat gue yang gosong akibat panas - panasan dengan warna kulit di pipi dan leher. Setelah gue puas dengan hasilnya pada pemakaian ketiga kali dan kebetulan Face Wash gue juga udah habis, gue merasa ini saatnya gue ganti face foam. Resiko belanja di mall jadi impulsive buyer, gue yang tadinya mau beli Himalaya Face Wash yang warnanya ijo kayak gel gitu malah jadi beli Face Wash ini. Alasannya konyol sih tapi sering terjadi di dunia nyata, yaitu packaging elegan. Kesel gak sih? 

Tapi... setelah gue cobain, gue suka banget! Hasilnya? Wajah terasa supple, lembab dan gak ada reaksi negatif seperti jerawat, kulit kusam dan lainnya. Efek lembabnya dikarenakan kandungan utama yang terdapat di dalam Face Wash ini, yaitu Hyaluronic Acid. Gak cuma gue yang memuji, banyak banget beauty enthusiasts yang nge-rave face foam ini. Saking bagusnya, Hada Labo Face Wash ini sampai dapat Beauty Award dari Female Daily sebagai Best Facial Wash, loh! 

2. Himalaya Herbals Purifying Mud Mask (Harga : Rp30.000,00)

I bought it with Hada Labo Face Wash. Kalau gue beli Hada Labo karena packaging, beda lagi dengan ini. Gue beli ini karena gue butuh masker untuk muka yang penuh dosyah... ini. Hahaha, maafkan gue, Awkarin. Gue juga pengen menghemat sih, supaya gak osah beli masker tiap bulan. 

Masker ini ada tingling sensationnya di awal pemakaian namun hanya sekitar 1 menit. Setelah itu, tidak terasa perih. Hasil akhirnya, muka terasa lebih lembab. Sempat ada jerawat keluar saat pertama kali pemakaian, tapi setelah berkali - kali dipakai, gak ada efek jerawat. Tapi lagi... karena tingling sensationnya, gue gak menyarankan masker ini untuk pemilik sensitive skin.




3. Vienna Relaxing Sleeping Mask

Gue nitip masker ini ke mama gue, mama beliin ini di Dan+Dan Cikarang (but not sure di cabang mananya). Beli ini karena (lagi - lagi) gue suka banget sama packagingnya yang simple dan lucu ditambah gue penasaran sama khasiat Sleeping Mask. Setelah gue bangun dari tidur dengan memakai masker ini, muka gue terasa oily tapi gak menganggu. Masker ini perlu dibilas. Setelah dibilas, wajah terasa lebih halus. Belum ada efek lain yang gue rasakan selain itu. 




4. Garnier Micellar Cleansing Water

Ter-favorit di antara skincare haul ini. I bought it on November from Lazada saat sedang diskon jadi Rp21.000,00 dari Rp30.000,00. Sempat ada yang jual di Lazada dengan harga Rp15.000,00 sayangnya gue gak kebagian. Mirisnya adalah, setelah gue beli dengan harga Rp21.000,00, ada lagi yang jual di Lazada dengan harga Rp16.000,00. Sempat nyesel kenapa gak mau sabar nungguin diskon. 

Gue buru - buru beli ini karena harganya murah dan gue penasaran dengan hype-nya micellar water. Micellar water ini sangat ampuh membersihkan makeup, bahkan yang waterproof. Tapi gue gak menyarankan untuk membersihkan eye makeup dengan micellar water ini ya, karena perih.




Skincare haul ini gue buat bukan karena wajah gue paling flawless seantero Indonesia ini. Bukan. Gue sering lihat di Facebook atau Instagram banyak akun yang menjual krim - krim tanpa BPOM dengan embel - embel whitening atau super flawless atau bikin tirus. Don't ever try to put uncertified skincare onto your face, guys. Sayangi yang telah Tuhan berikan pada kalian aja. Muka bersih udah cukup menurut gue. Gue harap haul ini dapat jadi contoh skincare dengan harga yang terjangkau. But, if you need to splurge some money for skincare, then go for it!

Oh ya, maafin foto - foto hasil jepretan gue yang hanya mengandalkan kamera Galaxy Grand milik Mama gue dan Oppo (lupa serinya) milik Cliff. That's why gue jarang review makeup/skincare di blog. 

Gue akhir - akhir ini lebih suka review makeup dan skincare di Female Daily , karena gak perlu upload foto! Tinggal cari barang yang ingin kita review, tulis deh. Kita juga bisa lihat review orang lain juga mengenai produk yang sama, jadi bisa lihat suatu produk dari perspektif yang berbeda - beda. Asek. Kalian bisa lihat review produk make up, skincare dan beauty tools versi gue di sini http://reviews.femaledaily.com/user/alineho. Di FemaleDaily, gue menulis review lebih lengkap dan lebih detail dibanding di blog ini, karena di blog ini gue banyak curhatnya. Lol ok sorry. Review gue mostly from drugstore brand. Kalau ada yang make up, skincare, tools dan salonnya mau gue review, feel free to email me at alfalineangelique@yahoo.com ya. 

That's all from me, see you on the next post!


Xoxo

INTERNSHIP IN INDONESIA POWER (+WHAT I'VE LEARNT FROM HERE)

Sunday, October 2, 2016

(all pictures credit go to google, tumblr & pinterest)

Hi guys! Long time no post ya....




What's up? Gue kangen banget nge-blog, seriusan. Sebenarnya akses internet ada, tapi... gue kehabisan ide buat post something on my blog. Blog gue gak jauh - jauh lah isinya dari vacation dan make up, tapi gue gak bisa nge-blog. Bulan Agustus lalu, gue jalan - jalan ke Bandung sama Sisaan Belum Kawin untuk kali kedua, pada yang sama ououooo....

Skip, skip. 

(Read Tim Belum Kawin go to Bandung blog here http://alfaline26.blogspot.co.id/2016/05/tim-belum-kawin-go-to-bandung.html )

Kami udah banyak foto - foto disana, tapi nasib buruk menimpa. Hp yang gue pinjem dari Flora ( @flo_hps on insta) rusak, gara - gara gue charge di tegangan tinggi waktu gue makan di Depok Town Square a.k.a Detos -___- . Padahal semua foto trip di Bandung udah gue save di hp gue. Gue kira memory card yang gue masukin di hp itu gak akan rusak. 

Ternyata Alfa tidak bisa berharap banyak. Memory card pun ikut rusak. Gue udah minta foto - foto lagi ke Tim Belum Kawin, mungkin karena memorynya gede banget ya sedangkan kuota mahal, bok... jadinya yang dikirim ulang ke gue baru sedikit. Yah, gagal nge-post.




Sempat juga gue mau ingkar janji dan mau post tentang How to Heal Broken Heart versi me. Tapi, enggak ah. Lagi - lagi, balik ke alasan kemaren.

Soon, gue mau nge-post Beauty Haul + Empties. Ya, tentang make up lagi. Cuma, lagi usaha untuk cari pinjaman kamera (I don't have camera, I'm super broken when it comes to money, hahahaha) plus background yang bagus untuk foto produk - produk yang gue punya. Sementara, bisa baca review make up drugstore yang kualitasnya oke favorit gue di reviews.femaledaily.com/user/alineho . Mau tanya - tanya langsung ke gue juga boleh banget, I will be happy to help! Tunggu post selanjutnya, ya.

Udah, sekian ceritanya. Gak kok, belum selesai entry-nya. Kali ini gue mau sharing pengalaman gue magang.





Magang atau PKL (Praktek Kerja Lapangan) adalah tugas wajib setiap mahasiswa tingkat akhir Politeknik Negeri Jakarta, untuk memenuhi nilai semester 5, 6 (bagi D3) atau 7 (bagi S1 Terapan/D4). Untuk magang D3, gue gak akan bahas di entri ini karena peraturan dari kampus untuk magang D3 berbeda - beda di setiap jurusan, bahkan tiap prodi (program studi). Gue khusus bahas magang untuk program studi yang gue ambil, Administrasi Bisnis Terapan.

Kami diberi waktu untuk magang minimal 2 bulan. Waktu magang dimulai dari Juli sampai dengan (awal) November 2016. Dan puji Tuhan, gue keterima magang di Indonesia Power.



Indonesia Power merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) , anak perusahaan Perusahaan Listrik Negara a.k.a PLN yang menjalankan usaha komersil di bidang Pembangkitan Tenaga Listrik. Indonesia Power didirikan pada tanggal 3 Oktober 1995 (wah, seumuran). Informasi lebih lengkap mengenai Indonesia Power bisa di akses di http://www.indonesiapower.co.id/SitePages/Home.aspx

Let's talk about internship in Indonesia Power more! Gue akan buat dalam bentuk Q n A biar gampang jelasinnya.




1. Di Indonesia Power magang bagian apa?


Gue magang di bagian Sumber Daya Manusia (SDM), spesifik di bagian Rekrutmen (TLN)


2. Bagaimana proses dari apply hingga keterima?


I have a classmate in ABT, namanya Lia. Dia ngajak gue untuk apply magang di dua perusahaan di Jakarta Selatan, salah satunya Indonesia Power. At first, I have no idea about Indonesia Power. Tapi karena belum dapet tempat PKL dan apa salahnya kan nyoba, ya akhirnya gue ikut. 


Bermodalkan CV, pulang ngampus hari Rabu (kira - kira jam 10) gue, Lia dan Mumun pergi ke dua perusahaan tersebut. Kami datang tanpa hubungin pihak Indonesia Power sebelumnya (better hubungin sebenarnya). Kami bilang ke bagian resepsionis kalau kami mau ngelamar untuk PKL, dan akhirnya kami diarahkan ke lantai 5 (bagian SDM) untuk ketemu sama Mbak Nisa. 





Setelah kami tunggu selama 10 menit, Mbak Nisanya dateng dan kita perkenalan diri, terus jelasin kita mau ngelamar di bagian apa. CV kami diterima, 3 hari kemudian kami kirim proposal PKL kami untuk Indonesia Power lewat email.


Kira - kira 15 hari kemudian, kami dihubungi sama Mbak Nisa dan Mbak Nisa bilang kalau kita bertiga diterima di divisi SDM (yazzz) , Lia dan gue masuk ke bagian Rekrutmen, Mumun masuk ke bagian Kepegawaian (ADS). 


Senin, 1 Agustus 2016, kami tandatangan kontrak perjanjian magang selama 3 bulan.


Left to Right: Lia (instagram.com/liarospitas) , me, Mumun (instagram.com/ratu_munawwaroh) . We are classmates. Hidup Banten! *lah

3. Why Indonesia Power?


To be really honest, sebenarnya gue pengen banget PKL di perusahaan swasta multinasional atau enggak di perusahaan swasta bagian di industri kreatif, pangan dan kosmetik, tapi tetap kerja di bagian yang berhubungan dengan jurusan Administrasi Bisnis. Kenapa? Karena gue pengen meningkatkan kemampuan english speaking gue, dan seru aja sih misalnya sambil magang, sambil bahas produk makeup atau makanan yang dikeluarin sama perusahaan gue. Asik aja gitu. 

Jujur, gue ngerasa gue gak terlalu berusaha selama mencari. Gue tuh bener - bener nyari, terus apply lewat email aja. Gak yang sampai datang ke perusahaan. Jadi, ngerti juga kenapa gue gak diterima. Ditambah transkrip nilai gue dari semester 1 - semester 4 entah dimana, sedangkan banyak perusahaan bonafit minta transkrip nilai sebagai persyaratan magang. Ceroboh banget yak -___-

Tapi, Tuhan Maha Baik loh. Gue ditegur karena kemalasan gue, terus diajakin ke Indonesia Power buat apply. Saat diterima, bersyukur. Bangga juga sih, masuk bagian Rekrutmen. Gue berkontribusi untuk mendapatkan karyawan Indonesia Power yang terbaik, karyawan yang akan mengerjakan proyek pembangkitan listrik di Indonesia. Ya, walaupun kontribusi gue cuma 0,0001% . OMG lin, why so deep?


4. and.. Why choose Human Resource?


Meskipun magang di BUMN bukan pilihan pertama gue, tapi bidang yang gue ambil dalam magang ini merupakan pilihan gue. FYI, di Jurusan Administrasi Bisnis, kita dituntut untuk memahami banyak ilmu (gak ada yang harus dikuasain secara detail) so lapangan kerja kami cukup luas.


Program studi Administrasi Bisnis Terapan mengarahkan mahasiswanya untuk magang 5 bagian yaitu Public Relation, SDM, Administrasi (atau Sekretaris), Keuangan, dan Marketing. Oh ya, ada tambahan di bidang Supply Chain Management (SCM), tapi yang gue amati, di angkatan gue, angkatan 2013, belum ada yang milih bidang SCM. 


Nah, sebelum magang di antara 6 bagian tersebut, kami sudah dibekali ilmu - ilmu tersebut pastinya. Setelah 5 semester mempelajari, di semester 6 gue mantap mau ambil bidang SDM. Gue suka banget belajar SDM 2 semester, walaupun nilai gak terlalu tinggi. Mungkin karena dulu gue pengen masuk jurusan Psikologi kali ya waktu SMA, seru gitu mempelajari kepribadian manusia. Walaupun berbeda pastinya materi SDM yang dipelajari sama anak psikologi dan non psikologi, at least I enjoyed it. Jadi, gue pilih bidang tersebut. 


Dan ternyata, setelah gue menjalankan magang di bagian rekrutmen, gue suka banget, mengamati dan menjadi bagian dari perekrutan karyawan, mulai dari pengumuman hingga diterima nanti.


Panjang juga ya jawaban gue....




5. Apa saja job desc untuk magang divisi SDM bagian Rekrutmen?


I can't really tell actually, karena gue belum selesai magang dan tahap rekrutmen pun belum selesai. Walaupun gue magang di divisi SDM, tapi pekerjaan gue gak jauh - jauh dari mengurus administrasi. Verifikasi data pelamar, mengarsip dokumen pelamar, customer service, that's all I do until I write this blog. But please keep in mind bahwa anak magang tidak punya andil dalam menentukan lulus tidaknya pelamar.


6. Gimana cara pergi ke gedung Indonesia Power dengan transportasi umum?

HAHAHA sebenernya ini harusnya gak termasuk pertanyaan tentang internship ya, geng. Berhubung informasi tentang cara ke Indonesia Power masih sedikit di internet, here it is. 

  1. Naik KRL dari manapun ke Stasiun Cawang
  2. Ada dua tap gate, yang dekat dengan arah Bogor dan arah Jakarta. Tap kartu di gate yang arah Jakarta
  3. Kita akan bertemu dengan dua jalur keluar, ada jalur yang lewat tangga, ada jalur underpass (cieelah). Keluar lewat underpass, menuju halte Transjakarta Stasiun Cikoko Cawang. Oh iya, kalau mau naik Transjakarta harus punya e-money. Kalau gak punya, bisa beli dulu atau naik ojek online. Gue kurang tau untuk angkot atau bis biasa. Atau enggak, bisa numpang e-money temannya.
  4. Karena gue udah punya e-money, jadi gue akan jelasin yang versi naik Transjakarta ya. Tujuan halte kita adalah Halte Kuningan Barat. Lumayan banyak orang yang turun di halte ini so you're not alone. Hampir semua jalur di Halte Stasiun Cikoko Cawang melewati Halte Kuningan Barat, kecuali halte yang disebutkan sama petugas Transjakarta. "Kuningan Barat gak lewat ya, langsung Jamsostek", berarti jangan naik bis yang itu, oke oke?
  5. Setelah turun di halte Kuningan Barat, nyebrang, voila! Langsung banget sampe di gedung Indonesia Power Gatot Subroto. 
UPDATE : Cara ke PT INDONESIA POWER dari Cikarang

Naik bis 121 Jababeka - Blok M, turun di Komdak. Dari Komdak naik tangga menuju Halte Transjakarta Semanggi. Naik tujuan Kuningan Barat.



6. Is there any fee?

Yes, RpXXX.000,00 for 3 months. Fee diberikan setelah kita menyerahkan laporan magang, which is a month setelah kita menyelesaikan tugas magang kita. I admit there's so many company yang kasih fee lebih, so kalau memang ngejar fee yang lebih besar, better cari perusahaan swasta baik nasional maupun multinasional. 

I've learnt a lot di sini dan gue diterima di bidang yang gue mau di sini, ya jadi bersyukur aja. 

Human Resource gank. Cewek yang gak pakai kerudung itu namanya Devi. Cowok di depan namanya Al (instagram.com/al_arofa) . Jadwal magang gue dengan Devi dan Al beda, mereka udah selesai di bulan September. We've learnt a lot from this company.

7. Rules selama magang?

Dresscode: 


Senin: Hitam - Putih (Kerudung Putih bagi yang berhijab)
Selasa & Rabu: Bebas, Office Look
Kamis: Hitam - Putih (Kerudung bebas bagi yang berhijab)
Jumat: Batik

Jadwal masuk dan pulang kerja: 07.00 - 16.00 WIB

Oh ya, hari Jumat ada senam loh sampai pukul 09.00 WIB :3



Kamis, 4 Agustus 2016. Thursday's outfit.

8. Is there any tips for next intern student?

It is my first time here diterima magang, sebelumnya gue belum pernah kerja. Pernah sih, tapi gak sampai sebulan dan no fee (hiks). But I've learnt a lot disini, so I'm gonna give some tips because sharing is caring, guys! :)

Tips for applying internship:
  • Harus punya kemauan dan target yang jelas, misal: gue pengen ambil SDM, cari perusahaan yang menyediakan magang di bidang itu. Jangan semua di apply tapi gak tau maunya apa. Ini mempermudah bikin laporan magang, karena jauh lebih asik nulis sesuatu yang sesuai dengan kemampuan kita. Kita juga jadi lebih semangat saat PKL.
  • but... be Flexible. I mean, boleh aja punya target pengen di perusahaan X atau Y, tapi pikirkan faktor lain. Sesuai gak dengan bidang yang gue mau? Lokasi terlalu jauh gak? Fee sesuai gak sama kemauan gue? Gue harus magang sama teman sekelas atau sendiri aja ya? Jadi, jangan sampai magang yang feenya gede tapi jauhnya kayak dari Indonesia ke Kutub Utara. Jangan. Atau, magang, tapi hampir gabut. Nah, harus dipikirin dengan matang dan... coba aja dulu.
  • Gunakan bahasa yang santun selama apply job. Kalau harus dateng ke lokasi, pakai baju office look kalau bisa.
  • Siapkan data diri. CV, proposal magang, transkrip, foto 3x4, print sebanyak - banyaknya.
  • Setelah apply, follow up orang yang nerima CV atau proposal kamu.
  • Kalau ada tahap wawancara, cari tahu tentang perusahaan itu. Perusahaan bergerak di bidang apa, siapa direkturnya, berdiri sejak kapan. Gak harus hapal mati sih, at least tau tentang perusahaan itu lah.
  • Berdoa, mulai! Berdoa sebelum dan sesudah apply. Gak cuma buat apply magang sih. Every single day.

Tips selama magang:
  • Smile!
  • Pakai baju yang sopan. Kalau ada aturannya, ikutin.
  • Be helpful. Beda ya helpful dengan cari muka. Helpful means, menawarkan bantuan ya ke semua orang (yang membutuhkan), bukan yang atasan atau pembimbing magang kamu manisnya minta ampun tapi teman kamu sendiri, misal, dicuekin. Ini gak hanya diterapkan saat magang, tapi di seluruh aspek kehidupan
  • Kata papa gue, jangan pernah takut dimarahin. Jujur aja, gue udah pernah ditegur karena ketiduran (hahaha sorry), salah nangkep maksud atasan, dan banyak deh. Tapi, dari situlah kita belajar, ye gak?
  • Malu bertanya sesat di jalan! Jangan malu nanya kalau gak ngerti. Tapi jangan sampai nanya mulu, maksudnya, hal yang bisa lo search di internet atau bisa pakai logika lo tanyain terus. 
  • This is so important, catat terus apa yang telah lo kerjakan di kantor. At least seminggu sekali. Ini membantu lo buat bikin laporan
  • We need to socialize. Sebagai INFP, sebenarnya gue gak terlalu suka yang ngumpul berjam - jam ngobrol, apalagi kalau gue gak ngerti topiknya. Tapi itu bukan alasan untuk kita gak bersosialisasi. Sekali - sekali gakpapa lah makan di kantin atau main - main ke lantai lain, liat divisi lain. Atau nongkrong di pantry gitu 10 menit. Believe me, ini teguran juga buat diri gue sendiri.



Karena gue magang di bagian rekrutmen, gue jadi sedikit banyak mendapatkan pengetahuan mengenai bagaimana melamar kerja dengan baik dan sesuai dengan etika. I believe hal ini sudah banyak sekali dibahas di artikel internet, dosen kampus dan lainnya. Hanya saja, yang gue lihat, masih banyak pelamar yang melamar atau bertanya dengan kurang tepat. So, here it is.

Tips for applying a job:


1. Begitu dapat info lowongan, kumpulin data pribadi kamu selengkap - lengkapnya

Ijazah, foto 3x4, CV, sertifikat, surat kelakuan baik, surat keterangan lulus sementara (jika belum dapat ijazah), fotokopi sebanyak mungkin dan scan. Simpan di semua gadget kamu, USB, laptop, HP. Jadi, kalau lagi di luar rumah tiba - tiba ada informasi lowongan, kamu bisa langsung apply. Semakin lengkap data semakin bagus.

Oh ya, kadang ada fresh graduated yang mau apply, tapi belum punya data lengkap, seperti ijazah, karena belum dikasih sama kampusnya. Tanya aja sama perusahaannya, bagaimana baiknya.

2. Harus niat!

Sering nih, gue lihat. Udah lengkap datanya, eh buram. Atau enggak, kirim data scannya, udah scan yang fotokopi trus pakai kamera yang resolusinya kurang besar. Gak salah sih, selama jelas, tapi lebih baik kita sebagai pelamar membantu verifikator atau bagian SDM yang akan menyeleksi kamu ;) Scan aja di warnet gitu sekali, terus simpan di seluruh gadget kamu kayak yang aku bilang di atas. Sayang kan, IPK udah bagus, tapi gak lolos karena datanya buram.




3. Follow the rules

Kalau perusahaan minta kirim data melalui e-mail, ya lewat e-mail, gak perlu kirim melalui pos. Memang sih, ada beberapa peraturan perusahaan yang kurang jelas, misal, dicari lulusan jurusan Komunikasi. Sedangkan kamu jurusan Broadcast. Broadcast kan bagian dari komunikasi, bisa diterima gak? Atau misal, masalah buta warna. Mau apply pekerjaan di divisi X boleh gak kalau buta warna? Kalau gak tertera dengan jelas di rules, do searching on internet atau hubungi bagian SDMnya. Telpon, email, zaman sudah canggih.

Kalau diri kita atau data kita gak sesuai dengan kualifikasi, jangan paksain apply. At least we tried, diterima atau enggaknya kita ya urusan Tuhan dan perusahaan.



4. Buka email setiap hari

Yup, ini penting banget. Perusahaan yang baik akan melakukan proses rekrutmen sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan, tapi who knows ada gangguan server dari perusahaan, atau salah input data dan lainnya. Rajin - rajin buka email, siapa tau dapat info baru dari email.



5. Gunakan bahasa yang santun dan sesuai dengan EYD saat berkomunikasi dengan pihak perusahaan. 

Tolong lah ya, gue pernah lihat ada pelamar yang kirim email tanpa subject, body of letter dan cuma attach CV dan Application Letter. Please guys, lo bukan ngirim email ke temen akrab lo, tapi ke perusahaan. Kalau gue, gue mulai membiasakan diri bikin subject dan body of letter dalam setiap email, bahkan untuk email ke teman yang ada di sebelah kiri gue saat gue magang. Biar nanti saat apply kerja jadi kebiasaan gitu.

Dan tolong, jangan pakai email kamu dari jaman Friendster. Misal: alinzzprincezzha@xyz.com . Simpan aja deh email itu untuk log in Facebook atau Path kamu. 

Gunakan EYD dan tanda baca yang baik, gaes! Buat yang jadi friend gue di Facebook mungkin pernah lihat status gue yang ini:




Cerita dikit, jadi kebetulan gue kenal beberapa cowok dari komunitas yang sama, sebut saja komunitas N. I don't mean to jelek - jelekin tho, tapi dua cowok yang gue kenal itu kalau nge-chat gue gak pernah pakai tanda baca. Gue jadi sempat punya bad stereotype terhadap seluruh cowok di komunitas tersebut tapi bukan komunitasnya, ya. 

Nah, bayangin aja, gue aja, yang bukan siapa - siapa, sama teman biasa aja langsung gak suka gitu kalau chatnya gak pakai tanda baca. Apalagi untuk situasi formal seperti melamar kerja, yang mungkin verifikatornya sudah S2, S3 atau udah berpengalaman puluhan tahun, atau mungkin udah beda generasi. Kan jadi misinterpretasi, seperti ini:





Bingung kan? Itu maksudnya nanya bahwa data sudah diterima atau menyatakan bahwa dia sudah mengirimkan data pelamar? Jadi verifikator harus mikir dua kali. Lebih buruknya lagi, email kamu langsung di delete dari inbox karena bahasa kamu membingungkan. 

I admit it, nilai mata kuliah Bahasa Indonesia gue gak yang bagus banget, kok. Buat yang temenan sama gue di socmed, pasti tau kalau gue sering banget bales komen pakai bahasa 4l4y. Tapi, simpen aja itu buat bercandaan, yes. Kalau ke perusahaan, ke orangtua, ke dosen, dan ke orang yang dituakan, pakai bahasa yang baik. Mari belajar bersama.


Oh ya, masalah santun. Gue tau, everybody makes mistakes. Perusahaan juga gitu. Tapi, itu bukan berarti alasan buat lo ngata - ngatain perusahaan. Menyampaikan kritik dan saran itu boleh banget, loh. Yakin deh, perusahaan pasti baca email kritikan atau angkat telpon dari kita yang mau mengritik mereka. Gue pernah lihat, ada yang kirim kritik ke perusahaan. Ini adalah email editan gue. Bahasa gue sederhanakan ya, untuk menjaga privasi pengirim kritik tersebut.




Please, gue yang gak merekrut calon karyawan aja emosi bacanya. Walaupun memang kesalahan ada di perusahaan, bisa loh menyampaikan kritik dengan santun. Dan gak perlu ditambah - tambah dengan kalimat yang tidak perlu seperti, "Terimakasih atas harapan palsunya". Kritik juga harus disertakan dengan argumen yang jelas, seperti yang pernah gue baca dari salah satu pelamar.
Selamat siang, Ibu Z. Perkenalkan nama saya Alfu, melamar di divisi X. Pertama, saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang Ibu berikan untuk mengikuti tahap wawancara. Namun, saya tidak dapat mengikuti tahap wawancara tersebut dikarenakan saya sudah ditugaskan di Kutub Utara hingga tanggal 26 Desember 2016.
Saya sangat ingin bekerja di perusahaan Ibu dan sudah menungguupdate jadwal wawancara di perusahaan Ibu sesuai dengan tanggal yang sudah ditentukan oleh perusahaan, namun server selalu down. Hal ini mengakibatkan saya tidak mendapatkan cuti dari perusahaan saya untuk melakukan wawancara.
Saya berharap perusahaan Ibu dapat memperbaiki sistem aplikasi pengumuman agar hal seperti ini tidak terjadi di kemudian hari. Wasalam.

Tuh, enak kan bacanya? Percaya deh, perusahaan pasti respek sama kamu. Seandainya pun kamu gak diterima di perusahaan yang kamu lamar, kamu bakal diterima di perusahaan terbaik lainnya! Believe me. Ditambah skills dan knowledge pastinya.


6. Berdoa!


Berdoalah sesuai dengan kepercayaan masing - masing. Dan, jangan memaksakan kehendak lewat doa. Tuhan lah yang Empunya keputusan. Have faith!



That's all from me, I hope you guys find this entry helpful :)

Oh ya, berhubung gue gak punya HP, gue jadi jarang foto - foto disini. Tapi, bukan Aline namanya kalau gak punya foto selama magang. Kami foto kalau gak salah pas ada event gathering karyawan Indonesia Power, waktu Al, Angel (gak ikut foto bareng hiks), Devi dan Mala (lagi gak masuk) masih magang di sini juga. This is our photossssssssssssssssssss!!!























See ya on my next blog (or maybe next internship story+tips) !















 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS